PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pembangunan infrastruktur kawasan tapal batas antarkabupaten terus berlanjut. Kini, ruas jalan Gondosari-Ploso tengah dikerjakan. Proyek pembangunan jalan alternatif penghubung Pacitan dan Wonogiri, Jawa Tengah, tersebut berupa pengaspalan hotmix.
Ruas jalan di wilayah Desa Ploso, Punung, yang bakal diaspal itu sepanjang 3,5 kilometer. ‘’Mulai pekerjaannya akhir Juli kemarin,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Suparlan kemarin (7/8).
Menurut dia, pembangunan ruas jalan ini merupakan bagian komitmen pemkab setempat dalam menyediakan infrastruktur jalan perbatasan yang memadai. Sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan. ‘’Salah satu fokus pembangunan tahun ini adalah kawasan perbatasan,’’ sebutnya, kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Pagu anggaran untuk proyek pembangunan jalan Gondosari-Ploso ini Rp 4,5 miliar yang berasal dari APBD 2023. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir tahun ini. ‘’Targetnya Oktober selesai,’’ ujarnya sembari menhklaim semua proyek daerah saat ini on schedule.
Adapun ruas jalan kawasan tapal batas yang dikerjakan pemkab tahun ini meliputi ruas jalan di Desa Watupatok, Bandar, perbatasan Pacitan-Ponorogo. Kemudian ruas Jatimalang-Karanggede dan ruas Cemeng-Widoro yang berbatasan dengan Wonogiri, Jawa Tengah. Pun, ruas Sukorejo-Klepu, Sudimoro yang berbatasan dengan Trenggalek. (hyo/sat)
Ruas Perbatasan yang Dibangun di Pacitan
- Ruas Gondosari-Ploso, Punung, perbatasan Pacitan-Wonogiri
- Ruas Watupatok, Bandar, perbatasan Pacitan-Ponorogo
- Ruas Jatimalang-Karanggede, perbatasan Pacitan-Wonogiri
- Ruas Cemeng-Widoro, perbatasan Pacitan-Wonogiri
- Ruas Sukorejo-Klepu, Sudimoro, perbatasan Pacitan-Trenggalek
Editor : Mizan Ahsani