PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) se-Madiun Raya menggelar Bazar UMKM Rakyat Merdeka. Acara ini digelar selama dua hari di Pacitan, pada 24-25 Agustus. Bazar UMKM Rakyat Merdeka kian semarak lantaran melibatkan seluruh bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) maupun satker vertikal, yang bekerja sama dengan Taspen, KPKNL Madiun, calon pensiunan serta sejumlah UMKM di Pacitan.
Lurensia Firmani, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan mengatakan, Bazar UMKM Rakyat Merdeka diawali dengan sosialisasi melibatkan para bendahara. Juga ada sosialisasi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Selain mereka, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo juga mengisi sosialisasi perpajakan untuk para pelajar setempat. Sementara, Kemenag mengedukasi masyarakat mengenai sertifikasi halal.
Acara dirangkaikan dengan penyerahan SK pensiun untuk para PNS Kabupaten Pacitan. ''Tujuan utama dari kegiatan ini yakni memberdayakan UMKM agar lebih maju dan dikenal luas," kata Luren.
Kepala KPP Pratama Ponorogo Indra Priyadi mengatakan, Kemenkeu dan jajaran berkomitmen terus mendukung UMKM di berbagai daerah untuk bisa berkembang. Salah satunya dengan memfasilitasi mereka memasarkan produk melalui bazar seperti ini. ''Dengan memfasilitasi UMKM untuk memasarkan produk, kami berharap pertumbuhan ekonomi di Pacitan semakin pesat,'' terangnya.
Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya, event meriah ini sangat membantu UMKM dalam mempromosikan produk mereka kepada masyarakat luas.
''Kami berharap UMKM di Pacitan dapat berkembang. Seluruh OPD juga kami minta untuk ikut mendukung dengan cara mempromosikan produk-produk UMKM, supaya perekonomian Pacitan lebih berkembang pesat," tuturnya.
Yayuk Dewi Puji, salah satu pelaku UMKM Pacitan mengapresiasi seluruh pihak yang telah memfasilitasinya untuk memasarkan produk lewat event ini. Terlebih, dalam acara ini, setiap tamu undangan diberi kupon untuk berbelanja produk UMKM lokal. ''Jadi setiap tamu diberi kupon senilai Rp 10 ribu, sejumlah 3 lembar. Ada juga yang Rp 5 ribu sejumlah 6 lembar. Itu bisa digunakan membeli produk UMKM Pacitan,'' kata Yayuk. (uci/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani