Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dibelenggu Masalah Kekeringan dan Krisis Air, Pemkab Siapkan Strategi Penanganan

Mizan Ahsani • Sabtu, 16 September 2023 | 00:00 WIB
DIBUTUHKAN: Dropping air bersih di Desa Sambong, Pacitan, kemarin (14/9). Krisis air bersih dampak musim kemarau tahun ini di Pacitan semakin meluas. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
DIBUTUHKAN: Dropping air bersih di Desa Sambong, Pacitan, kemarin (14/9). Krisis air bersih dampak musim kemarau tahun ini di Pacitan semakin meluas. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pemkab Pacitan tengah mencari solusi untuk mengatasi dampak kekeringan menahun. Selain dropping air bersih, sejumlah terobosan akan dicoba. ‘’Sebenarnya program pemerintah sudah cukup banyak untuk (mengatasi) masalah air bersih ini,’’ kata Sekretaris Daerah Pacitan Heru Wiwoho saat distribusi air bersih di Desa Sambong, Pacitan, kemarin (14/9).

Adapun langkah taktis yang tengah disusun, lanjut Sekda, adalah mengidentifikasi sumber air yang ada. Pendataan juga meliputi jumlah warga yang belum mendapat akses air berbasis kelompok wilayah tertentu.

‘’Selanjutnya, kajian akan diarahkan pada kemungkinan intervensi baik dari desa maupun pemerintahan yang lebih tinggi,’’ sebutnya.

Menurut Heruwi, sapaan Sekda, dana desa (DD) juga dimimungkinkan untuk pembiayaan penyedotan sumber air guna didistribusikan kepada warga. Jika tidak memungkinkan, pemkab akan turun tangan dengan kemampuan yang ada.

‘’Kami akan lakukan pemetaan juga. Minimal ada penampungan (air). Mungkin juga bisa dikerjasamakan dengan desa tetangga di satu wilayah,’’ ujarnya.

Berdasarkan data badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat, hingga saat ini warga terdampak kekeringan tercatat 15.949 jiwa atau 7.277 kepala keluarga (KK). Jumlah tersebut berlipat dua kali lebih dari data pemetaan pekan sebelumnya.

‘’Setiap tahun jumlanya (kasus kekeringan) berkurang,’’ klaim Heruwi yang juga kepala BPBD Pacitan ini.

Program pengentasan kekeringan yang telah dibangun tahun sebelumnya, lanjut dia, tengah di inventarisasi. Tujuannya, untuk mendeteksi apakah masih berfungsi atau tidak. Sehingga, dapat ditentukan strategi yang tepat dalam mengatasi kekeringan. ‘’Kami buat roadmap, nanti akan muncul strategi tepat yang akan dilakukan,’’ pungkasnya. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #krisis air #kekeringan