Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pacitan Terus Bergoyang, Tiga Bulan 224 Kali Gempa

Mizan Ahsani • Senin, 16 Oktober 2023 | 19:30 WIB
RELATIF KECIL: Petugas BPBD Pacitan menunjukkan pusat gempa yang terlihat di layar monitor WRS-InaTEWS. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
RELATIF KECIL: Petugas BPBD Pacitan menunjukkan pusat gempa yang terlihat di layar monitor WRS-InaTEWS. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tiada hari tanpa gempa di Pacitan. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat mencatat telah terjadi 224 kali gempa dalam tiga bulan terakhir.

Banyaknya gempa tersebut akibat aktivitas deformasi di zona Benioff maupun megathrust yang akhirnya dampaknya dirasakan warga Pacitan.

‘’Rata rata gempa yang terjadi berkekuatan di bawah 4 Skala Richter (SR),’’ kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko kemarin (15/10).

Terakhir, gempa yang tercatat  berkekuatan Magnitudo 2,3 pada Minggu (15/10). Gempa terjadi pada pukul 11.54.

Pusat gempa berada di barat daya Pacitan, yakni di koordinat 8.29 lintas selatan (LS) dan 111.01 bujur timur (BT) dengan kedalaman 147 kilometer.

‘’Magnitudo gempa relatif kecil, sehingga tidak memicu getaran di daratan,’’ ujarnya

Berdasarkan Warning Receiver System Indonesia Tsunami Early Warning System (WRS-InaTEWS) aktivitas gempa di atas 4 SR jarang terjadi.

Meski kejadian gempa tidak bisa diprediksi, pihaknya mengimbau masyarakat memperkuat upaya mitigasi.

Pun, perlu menyiapkan bangunan tahan gempa termasuk memahami konsep evakuasi mandiri. ‘’Kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan,’’ harapnya.

Erwin memastikan fenomena alam ini normal. Titik episentrum gempa merupakan titik pertemuan dua lempeng benua.

Yakni lempeng Indo-Australia yang menyusup masuk ke lempeng Eurasia. ‘’Tidak perlu panik,’’ pintanya.

Menurut dia, munculnya rentetan gempa, justru pertanda baik. Sebab, bisa mereduksi energi besar yang tersimpan.

Munculnya gempa dipastikan masih dalam batas aman. ‘’Artinya gempa tektonik di laut lepas tersebut tak berpotensi menimbulkan kerusakan,’’ jelasnya. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#bpbd #pacitan #gempa