PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak lama lagi jumlah museum di Pacitan bakal bertambah. Menyusul dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP setempat yang kini tengah membangun museum.
Bangunan yang diberi nama Museum Rakyat itu hanya berjarak 200 meter dari Museum dan Galeri Seni SBY*Ani.
Menurut Sekretaris DPC PDIP Pacitan Heru Setyanto, rencana ini menindaklanjuti gagasan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Petinggi partai banteng itu terkesima setelah melihat kemegahan Museum dan Galeri Seni SBY*Ani, di Kelurahan Ploso, Pacitan, yang diresmikan Agustus lalu.
Sementara sejarawan dan kurator museum yang juga kader PDIP Bonnie Triyana, mengusulkan untuk membangun museum di Kantor DPC PDIP Pacitan.
Kebetulan, lokasinya tak jauh dari Museum dan Galeri Senin SBY dan Ani. ‘’Ini untuk memupuk semangat kader PDIP agar tidak minder,’’ kata Heru, Senin (23/10).
Dia menambahkan, pembangunan Museum Rakyat ini dibiayai secara gotong-royong. Total anggaran yang terkumpul sekitar Rp 6,5 miliar.
‘’Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh relawan untuk menyatukan pikiran dan langkah,’’ sambungnya.
Dia berharap keberadaan Museum Rakyat nantinya bisa membuat partainya lebih percaya diri dan tidak minder.
Mengingat Pacitan adalah kandang Partai Demokrat, salah satu partai politik (parpol) koalisi pengusung pasangan bacapres-bacawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
‘’Ada satu komanado yang harus kami taati sebagai kader partai,’’ ujarnya.
Komando itu adalah memenangkan pasangan bacapres-bacawapres Ganjar-Mahfud di Pacitan.
Dia optimistis karena ada celah terbuka dari undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Dia memperkirakan, kelompok pemilih ini di Pacitan cukup tinggi. Sebagian besar adalah kalangan milenial.
‘’Masyarakat sekarang sudah semakin melek politik. Masyarakat tidak melihat salah satau warna. Namun, karena figur dari warna apa pun,’’ yakinnya. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani