PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Belasan remaja yang diduga anggota geng motor digelandang ke Mapolsek Ngadirojo, Pacitan.
Mereka diamankan lanrtaran beraksi ugal-ugalan yang membahayakan pengendara dan warga di Jalan Raya Pacitan-Trenggalek. Tepatnya di ruas Desa Hadiwarno, Ngadirojo.
Aksi balap liar terjadi Sabtu (4/11) sekitar pukul 11.00. Upaya mengamankan geng motor itu berawal dari laporan warga yang melihat aksi ugal-ugalan di Jalur Lintas Selatan (JLS).
‘’Ada informasi balap liar dari masyarakat,’’ kata Kapolsek Ngadirojo Iptu Suyitno kemarin (5/11).
Mengetahui petugas datang ke lokasi, gerombolan remaja tersebut kocar-kacir. Rupanya mereka sengaja memisahkan diri untuk memecah pengejaran polisi.
‘’Sebagian ada yang tertangkap tapi ada juga yang berhasil kabur,’’ ujarnya.
Untuk memberi efek jera, para remaja yang sebagian besar dari wilayah Kabupaten Trenggalek itu diminta menuntun sepeda motor mereka.
Mulai dari Desa Hadiwarno menuju Mapolsek Ngadirojo sejauh sekitar tujuh kilometer. Selain itu, mereka juga ditilang. ‘’Ada sekitar 11 unit sepeda motor yang terjaring,’’ sebutnya.
Pihaknya melakukan edukasi dan pembinaan kepada para peserta aksi balap liar ini. Orang tua dan pihak sekolah para pelaku juga akan dipanggil.
‘’Ini merupakan bentuk antisipasi terhadap mereka yang kedapatan trek-trekan, kita lakukan pembinaan,’’ imbuhnya.
Santo, warga setempat, geram dengan aksi balap liar yang sering terjadi di desanya. Warga berinisiatif membubarkan aksi tersebut.
Ketika warga tiba di lokasi, mereka bubar. Tak sedikit yang meninggalkan motornya dan kabur.
‘’Yang berhasil diamankan sekitar 16 anak,’’ jelasnya sembari minta polisi menjatuhkan sanksi berat. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani