PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Kejadian tak menyenangkan dialami skuad Perspa (Persatuan Sepak Bola Pacitan), Minggu (17/12).
Bus Perspa jadi sasaran aksi lempar batu saat dalam perjalanan ke Pacitan usai melakoni laga terakhir Grup K Liga 3 Jatim yang dihelat di Stadion Yosonegoro, Magetan.
Adapun aksi lempar batu terhadap bus Perspa itu diduga terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan di sekitar Kecamatan Slahung, Ponorogo.
"Tiba-tiba saja ada yang melempar batu," sebut Manajer Perspa Bagus Surya Pratikna (BSP), kepada Radar Madiun.
Dari video yang diterima Radar Madiun dari BSP, bus yang membawa pemain Perspa diserang dari kedua sisi.
Akibat kejadian itu bus harus menepi ke Polsek Slahung untuk mendapatkan pengamanan.
"Dua pemain kami sampai dirawat di puskesmas,'' ujarnya.
Akibat dugaan penyerangan tersebut, dua pemain Perspa mengalami luka pada bagian tangan dan kepala. Kaca bagian kanan bus juga dalam kondisi pecah.
BSP menduga, kejadian itu terjadi akibat panasnya laga pamungkas Grup K Liga 3 Jatim antara Perspa melawan Persepon (Persatuan Sepak Bola Ponorogo), Minggu sore.
Adapun laga ini berakhir imbang 1-1 untuk kedua tim. (hyo/naz)
Editor : Mizan Ahsani