Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Warga Pacitan Jangan Lengah, Masuk Musim Hujan Waspadai Merebaknya DBD

Mizan Ahsani • Kamis, 11 Januari 2024 | 23:30 WIB
BELUM DIREKAP: Kabid P2P Dinkes Pacitan Nur Farida menunjukkan peta potensi persebaran DBD di Pacitan kemarin (10/1). (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
BELUM DIREKAP: Kabid P2P Dinkes Pacitan Nur Farida menunjukkan peta potensi persebaran DBD di Pacitan kemarin (10/1). (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki musim penghujan, tren kenaikan kasus demam berdarah dengue alias DBD perlu diwaspadai.

Sebab, ada kecenderungan setiap awal tahun potensi jumlah penderita akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini meningkat. Pada 2023, tren kasus DBD juga naik di awal tahun.

Merujuk data yang dihimpun Radar Madiun dari Dinkes Pacitan, serangan DBD sepanjang 2023 lalu mencapai 221 kasus.

Meskipun turun signifikan dibanding 2022 lalu, yakni 279 kasus. Namun potensi peningkatan tetap perlu diwaspadai.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pacitan Nur Farida,  Januari hingga Mei 2023 lalu, tercatat 64 kasus.

Itu diklaim turun dibandingkan periode yang sama 2022. ‘’Kasus DBD selalu ada sepanjang tahun, apalagi memasuki musim penghujan,’’ katanya, Rabu (10/1).

Dia mengklaim penurunan kasus, selain karena gencar fogging dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga musim kemarau yang panjang.

‘’Pada 2023 kemarau cukup panjang sehingga dapat meminimalkan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti,’’ ujarnya.

Memasuki 2024 yang bertepatan dengan awal musim penghujan, guna mencegah dan mengantisipasi lonjakan kasus DBD, pihaknya akan gencar melakukan PSN.

Pun, sosialisasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). ‘’Untuk 2024 sampai minggu kedua Januari ini kami belum merekap kasus DBD,’’ sambungnya.

Farida menambahkan, nyamuk penyebar DBD hidup di lingkungan yang kurang bersih. Sehingga penerapan PHBS sangat penting.

Khususnya, di tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

‘’Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan melalui 3M plus. Yakni, menutup, menguras, dan mengubur serta menerapkan PHBS,’’ ajaknya. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #hujan #demam berdarah #dbd #madiun