Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pagi Ini Pacitan Diguncang Gempa Lagi, Pakar Justru Sebut sebagai Pertanda Baik?

Nur Cahyono • Jumat, 9 Februari 2024 | 18:05 WIB
ILUSTRASI FOTO: Gempa bumi.
ILUSTRASI FOTO: Gempa bumi.

 

 

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pacitan masih sering dilanda gempa kecil setiap hari. Bahkan sepanjang Januari 2024, Pacitan dilanda 116 kali gempa dari magnitudo 1,8 sampai 3,4 SR.

Sementara di awal Februari, tercatat sudah terjadi 35 kali gempa yang melanda Pacitan.

Bahkan di tengah-tengah libur panjang, Jumat (9/2) pukul 07.26 pagi ini, gempa skala kecil kembali mengguncang dengan magnitudo 2,7 SR.

Berdasarkan data Warning Receiver System Indonesia Tsunami Early Warning System (WRS-InaTEWS) rata-rata kekuatan gempa 1,0 hingga 3,4 SR.

"Memang guncanganya tidak terasa tetapi tercatat di sistem kami,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono, Jumat.

Selain gempa bumi seperti yang terjadi tadi pagi, di selatan Pacitan juga sering dilanda gempa akibat sesar naik yang banyak dijumpai pada zona tumbukan lempeng.

"Hal ini diakibatkan oleh adanya morfologi tinggian (tonjolan) di dasar laut yang ikut terseret masuk ke zona subduksi di daerah ini, yang bisa diamati dari data batimetri," terangnya.

Adanya morfologi-morfologi tinggian ini menjadi ‘ganjalan’ dari proses subduksi yang terjadi sehingga menyebabkan pergerakan lempeng menjadi tertahan.

Energi yang tertahan ini kemudian dilepaskan melalui sentakan tiba-tiba yg ditandai oleh peristiwa gempa bumi.

Tingginya frekuensi gempa berskala kecil di Pacitan sebenarnya bisa jadi merupakan pertanda baik, bahwa energi yang tertahan dilepaskan secara bertahap.

"Gempa-gempa kecil ini pertanda baik untuk mereduksi gempa-gempa besar," jelas Radite. (hyo/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #libur panjang #gempa