PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Rumor bahwa pasangan bupati-wakil bupati Pacitan incumbent Indrata Nur Bayuaji-Gagarin bakal pecah kongsi mendekati kenyataan. Itu setelah Partai Golkar memastikan Gagarin bakal menantang Indrata Nur Bayuaji dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Pacitan 2024.
Itu setelah partai berlambang pohon beringin ini melakukan survei bakal calon kepala daerah potensial. Survei dilakukan tiga tahap. Pertama pada April lalu, kedua Juni nanti dan ketiga Agustus sebelum pendaftaran bakal calon 27 Agustus.
‘’Hasil survei pertama, DPP Golkar memberi mandat kepada Gagarin sebagai bakal calon kepala daerah,’’ kata Hadi Suwarno, ketua bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Pacitan, Minggu (12/5/2024).
Selain survei internal dan pematangan bakal calon, Golkar juga melakukan pembahasan dan simulasi konfigurasi bakal calon. Pun, komunikasi antar partai pendukung. Jika sudah ada bakal calon yang ditunjuk atau diberi mandat DPP maka tidak dilakukan pendaftaran bakal calon bupati. ‘’Karena sudah jelas, DPP mencalonkan pak Gagarin,’’ tegasnya.
Nano, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa partai yang dipimpin Airlangga Hartarto ini juga menjajaki koalisi dengan sejumlah parpol. Koalisi ini dirancang untuk memenuhi salah satu syarat pencalonan, yakni minimum 20 persen dukungan dari parpol yang ada.
‘’Karena saat ini Golkar hanya tujuh kursi, sehingga dibutuhkan dua kursi lagi untuk memenuhi 20 persen,’’ sebutnya.
Perihal bakal calon wakil yang akan mendampingi Gagarin, Nano masih menyimpan rapat-rapat. Menurut dia, hal ini merupakan bagian dari strategi politik partainya.
Meski bakal menjadi penantang Indrata Nur Bayu Aji, Nano tidak menutup kemungkinan duet keduanya masih bisa terjadi. ‘’Karena semua partai politik adalah teman dan kerabat,’’ dalihnya. (hyo/sat)
Editor : Hengky Ristanto