Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Gepeng Kian Marak di Pacitan Kota, Satpol PP Lakukan Razia

Nur Cahyono • Jumat, 24 Mei 2024 | 00:00 WIB
MERESAHKAN: Petugas Satpol PP Pacitan menertibkan beberapa gepeng dalam razia selama dua jam, Rabu (22/5). (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
MERESAHKAN: Petugas Satpol PP Pacitan menertibkan beberapa gepeng dalam razia selama dua jam, Rabu (22/5). (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di wilayah perkotaan Pacitan kian banyak.

Pun kerap kucing-kucingan dengan petugas. Modusnya beragam. Mulai dari lanjut usia (lansia) hingga bayi di bawah lima tahun (balita) juga ada.

Tak jarang mereka bermetamorfosis.

Dari seorang pengamen menjadi badut yang berseliweran di kawasan lampu merah.

Sehingga membuat pengguna lalu lintas tidak nyaman. Pun, secara umum meresahkan masyarakat.   

Untuk memberantas aksi mereka, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Pacitan melakukan razia, Selasa (21/5).

Selama dua jam operasi, petugas mengamankan empat orang gepeng dari lokasi berbeda.

‘’Razia mulai dilakukan sekitar pukul10.00,’’ kata Kepala Satpol PP Pacitan Ardyan Wahyudi.

Razia ini dilaksanakan lantaran pihaknya banyak mendapatkan laporan dan keluhan masyarakat.

Apalagi aksi para gepeng ini bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) 7/2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.  

‘’Kami menyasar traffic light di seputar Pacitan kota,’’ ujarnya.

Para gepeng menggunakan beragam modus untuk mendapat belas kasihan. Mulai berpakaian lusuh untuk mengemis hingga berdandan badut.

Para gepeng yang kena garuk, lanjut Ardy, akan dilakukan pembinaan.

Mereka harus membuat surat pernyataan untuk berhenti dari pekerjaan tersebut. ‘’Agar mereka bisa mengais rezeki secara bermartabat,’’ tuturnya. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #pengemis #gepeng #satpol pp #gelandangan