PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Sekolah Alam Pacitan pada Jumat (14/6) menggelar tasyakuran sebagai ungkapan syukur.
Pasalnya, sekolah tersebut dinobatkan sebagai salah satu dari 10 besar World's Best School Prize for Environmental Action 2024.
Prestasi ini membanggakan lantaran Sekolah Alam Pacitan mampu menyingkirkan ribuan lembaga pendidikan lain.
Adapun World's Best School Prizes didirikan oleh T4 Education bekerja sama dengan Accenture, American Express, dan Lemann Foundation.
Ada lima kategori World's Best School Prize.
Yaitu Kolaborasi Komunitas, Aksi Lingkungan, Inovasi, Mengatasi Kesulitan, dan Mendukung Kehidupan yang Sehat.
"Kita ambil tema aksi lingkungan, sesuai dengan visi dan misi sekolah," tutur Kepala Sekolah Alam Pacitan Bangun.
Menurut Bangun, Sekolah Alam Pacitan menanamkan dan budaya serta gaya hidup yang baik terhadap siswanya.
Mulai dari mengurangi penggunaan plastik, pilah sampah, daur ulang, pembuatan kompos ataupun pestisida alami.
Berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian lingkunan terus dilakukan di Sekolah Alam Pacitan.
Harapannya, agar para siswanya menjadi penjaga lingkungan yang proaktif.
Adapun inti dari pendekatan pendidikan Sekolah Alam Pacitan adalah program Laboratorium Hijau.
Ini melibatkan siswa dalam kegiatan seperti pertanian organik dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
"Pembelajaran langsung ini memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip ekologi setiap hari," jelasnya.
"Jadi, menumbuhkan rasa hormat yang mengakar terhadap lingkungan," sambung Bangun.
Bangun juga berharap, prestasi yang diraih Sekolah Alam Pacitan di tingkat dunia ini akan menjadikan inspirasi kepada semua pihak untuk terus berinovasi. (uci/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani