Jawa Pos Radar Madiun - Seperti nama desanya, warga Desa Kasihan ini sungguh kasihan. Rumahnya ludes terbakar Minggu malam (4/7).
Rumah Haryono, 48, warga Dusun Klitik, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, diamuk si jago merah.
Insiden itu terjadi saat ditinggal rapat pertemuan rukun tetangga (RT).
Menurut Kapolsek Tegalombo Iptu Fatkur Rahman, sekitar pukul 19.00 pemilik rumah mengikuti acara rapat lingkungan.
Dua jam kemudian, tetangga korban mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban.
‘’Setelah dicek sudah ada kobaran api di rumah korban,’’ kata Kapolsek mengutip keterangan saksi Masrikun, Selasa (6/7).
Sejumlah warga setempat yang mengetahui insiden tersebut coba memadamkan dengan alat seadanya.
Sementara, lokasi kebakaran yang jauh dari perkotaan membuat mobil pemadam kebakaran (damkar) tidak dapat menjangkau TKP.
Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 23.00.
‘’Akses jalan ke rumah korban sulit dijangkau sehingga pemadaman api ada hambatan,’’ tambahnya.
Api diduga berasal dari korsleting listrik. Luas keseluruhan bangunan yang terbakar lebih kurang 6x7 meter yang menghanguskan hampir seisi bangunan.
‘’Sekitar 70 persen bangunan rumah terbakar,’’ jelasnya. (hyo/sat)
Editor : Wawan Isdarwanto