Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

BMKG Prediksi Gempa Megathrust, Gunung Bawah Laut di Pacitan Bakal Terimbas?

Mizan Ahsani • Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:44 WIB
Ilustrasi gunung bawah laut. (GRAFIS: MUH. HAKIM/RADAR MADIUN)
Ilustrasi gunung bawah laut. (GRAFIS: MUH. HAKIM/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Beberapa hari terakhir, prediksi akan terjadinya gempa megathrust di Indonesia sedang viral.

BMKG memperingatkan bahwa potensi gempa megathrust yang berkekuatan besar dapat melanda Indonesia sewaktu-waktu.

Ada dua titik yang paling disorot. Meliputi Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Menurut BMKG, dua segmen megathrust ini sudah tidak mengalami gempa besar selama ratusan tahun.

Ini menandakan adanya potensi gempa besar yang sedang menunggu waktu untuk terjadi.

Untuk diketahui, megathrust adalah zona subduksi yang terbentuk ketika lempeng samudra masuk di bawah lempeng benua.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Malang, BMKG Ingatkan Adanya Potensi Gempa Susulan

Kemudian dikenal sebagai area dengan potensi gempa bumi dan tsunami yang signifikan.

Korelasi dengan Gunung Bawah Laut Jogo Jagad di Pacitan

Gunung bawah laut Jogo Jagad adalah formasi gunung bawah laut yang terletak di lepas pantai Pacitan.

Gunung ini berada di jalur Megathrust Selatan Jawa yang membentang di sepanjang pantai selatan, termasuk wilayah Selat Sunda hingga ke Mentawai-Siberut.

Jalur megathrust ini adalah zona subduksi, di mana Lempeng Indo-Australia bergerak masuk ke bawah Lempeng Eurasia.

Hal ini menciptakan tekanan yang sangat besar di bawah permukaan bumi.

Gunung Jogo Jagad, seperti banyak gunung bawah laut lainnya di sepanjang garis megathrust, berperan dalam dinamika geologis di wilayah ini.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan, Nganjuk, Sumber Harto, saat diwawancarai pada Selasa (25/7) lalu, menjelaskan fenomena ini.

"Megathrust merupakan zona bertumpunya lempeng Indo Australia yang menyusut ke bawah lempeng Benua Eurasia," ujarnya.

"Pacitan yang menjadi daerah langganan gempa, selain karena berada di zona megathrust, jalur Sesar Grindulu juga aktif. Gempa akhirnya sering terjadi," sambungnya.

Lalu, bagaimana jika gempa besar terjadi?

Potensi Dampak Gempa Megathrust

Gempa besar yang terjadi di zona megathrust bisa mencapai kekuatan Magnitudo (M) 8,7 hingga M 9,0, bahkan lebih.

Jika gempa megathrust sebesar itu terjadi, dampaknya akan sangat luas.

Tak hanya di wilayah yang dekat dengan episenter gempa tetapi juga bisa memicu tsunami yang merusak wilayah pesisir. 

Meski demikian, BMKG menekankan bahwa potensi terbesar akan terjadinya gempa megathrust ada di dua titik, antara lain Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. (naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#jogo jagad #pacitan #gunung bawah laut #bmkg #prediksi #gempa megathrust