PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Pacitan digadang-gadang bakal semakin baik.
Tidak hanya jalan nasional seiring adanya wacana pembangunan tol Jogajakarta-Lumajang via Pacitan yang semakin melengkapi keberadaan jalur lintas selatan (JLS).
Tapi juga jalan provinsi penghubung wilayah Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Ponorogo.
Kabarnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bakal memangkas “kelok sewu” di jalur sepanjang 70-an kilometer tersebut.
Bahkan, pemprov telah menyetujui usulan “pelurusan” jalan tersebut untuk segera diwujudkan.
Kabar tersebut disampaikan Kepala DPUPR Pacitan Suparlan dalam sosialisasi kebijakan penataan ruang di auditorium Galeri SBY*Ani, Rabu (11/12) kemarin.
‘’Senin (15/12) nanti sudah ada tim dari prmprov untuk mentindaklanjuti pengukuran di lapangan,’’ katanya.
Ada tiga ruas jalan berkelok yang bakal dibuat lebih lurus. Trase pertama di Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo.
Trase kedua dan ketiga di dua titik Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo.
Pembangunan tiga trase tersebut akan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan Pemprov Jatim.
‘’Ini tahap pertama yang bisa segera diselesaikan dan tahap berikutnya bisa dilanjutkan,’’ ujarnya.
Saking banyaknya kelokan di jalan provinsi ini banyak pengguna jalan yang menamai jalur “kelok sewu”.
Jika proyek ini terealisasi, diklaim waktu tempuh antar dua kabupaten (Pacitan-Ponorogo) bakal lebih cepat.
Pun angan-angan Pemkab Pacitan memiliki jalan lurus yang telah terpendam sejak 2021 lalu dapat segera terwujud. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani