Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dampak Pemangkasan Dana TKD, Pemkab Pacitan Lakukan Efisiensi Anggaran Rp 25 Miliar, Sejumlah Program Infrastruktur Tertunda

Nur Cahyono • Senin, 10 Maret 2025 | 02:15 WIB

 

Sekda Pacitan Heru Wiwoho
Sekda Pacitan Heru Wiwoho

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Pacitan hanya bisa berhemat  Rp 25 miliar. Itu sebagi upaya mengantisipasi dampak pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

‘’Kami masih terus menyisir anggaran di organisasi perangkat daerah (OPD),’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho, Minggu (9/3).  

Dari penyisiran ini diharapkan masih ada tambahan efisiensi yang bisa dilakukan. Hasil penghematan tersebut akan dialokasikan untuk sektor-sektor krusial seperti proyek infrastruktur, program pengentasan kemiskinan, dan penanggulangan inflasi sesuai prioritas nasional.

Pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat sangat berdampak pada sektor infrastruktur di Pacitan. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025, anggaran transfer ke daerah untuk Pacitan yang awalnya Rp 1,485 triliun, berkurang menjadi Rp 1,385 triliun, atau turun Rp 101 miliar.

Akibat pemangkasan tersebut, program pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian program Nawa Karsa Bupati-Wakil Bupati Pacitan tertunda atau harus disesuaikan.

Total anggaran infrastruktur yang terpangkas Rp 96 miliar, terdiri dari dana alokasi umum (DAU) specific grant berkurang Rp 46,9 miliar. Dana alokasi khusus (DAK) untuk konektivitas jalan layanan dasar berkurang Rp 48,3 miliar. Anggaran irigasi berkurang Rp 950 juta.

Untuk menanggulangi dampak pemangkasan anggaran tersebut, Pemkab Pacitan melakukan efisiensi dengan memangkas sejumlah pos belanja yang dianggap tidak prioritas.

‘’Beberapa pos belanja yang dipotong antara lain perjalanan dinas yang dipangkas hingga 50 persen, pengadaan alat tulis kantor (ATK), serta kegiatan-kegiatan seremonial,’’ Heruwi, sapaan Sekda.

Meskipun anggaran mengalami pemangkasan, dia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak akan terganggu dan tetap berjalan dengan baik.

Dia berkomitmen memrioritaskan sektor-sektor yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (hyo/sat)

 

Editor : Hengky Ristanto
#dana transfer ke daerah #Pemkab Pacitan #proyek infrasruktur #efisiensi anggaran