PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pengeprasan trase jalan provinsi penghubung wilayah Kabupaten Pacitan dan Ponorogo dikebut.
Pemprov Jawa Timur terus mempercepat rencana tersebut.
Proyek ini bertujuan memangkas jalur berkelok yang dikenal sebagai “irung Petruk” guna meningkatkan konektivitas serta keselamatan pengguna jalan.
Menurut Kepala UPT PJJ DPU Bina Marga Jawa Timur Wilayah Pacitan Budi Harisantoso, ada tiga ruas jalan yang akan dibuat lebih lurus di Kecamatan Tegalombo.
Satu titik di Desa Kemuning dan dua titik lainnya di Desa Pucangombo.
‘’Saat ini kami masih dalam tahap perhitungan kebutuhan lahan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Proses uji coba sudah dilakukan di tiga titik tersebut,’’ katanya, Jumat (14/3).
Menurut dia, jika anggaran mencukupi, pembebasan lahan diharapkan bisa tuntas tahun ini.
Namun, untuk pembangunan fisik, kemungkinan baru bisa dimulai pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025.
‘’Kami belum bisa menyebutkan estimasi anggaran secara pasti karena masih dalam tahap penghitungan. Mudah-mudahan dua taun ke depan proyek ini bisa selesai,’’ ujarnya.
Proyek pengeprasan trase jalan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh Pacitan-Ponorogo serta meningkatkan keamanan di jalur yang selama ini dikenal rawan kecelakaan itu.
Dengan proyek ini diharapkan akses transportasi antarwilayah semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani