Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Libur Lebaran 2025 Segera Tiba, Pacitan Siap Menyambut Gelombang 48 Ribu Wisatawan

Nur Cahyono • Minggu, 16 Maret 2025 | 14:00 WIB
SALURKAN HOBI: Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono melukis di Pantai Klayar, Pacitan, kemarin (18/8). (DOKUMEN BUPATI PACITAN INDRATA NUR BAYUAJI)
SALURKAN HOBI: Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono melukis di Pantai Klayar, Pacitan, kemarin (18/8). (DOKUMEN BUPATI PACITAN INDRATA NUR BAYUAJI)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Industri wisata di Kabupaten Pacitan ikut “berpuasa” selama Ramadan.

Diharapkan akan “berbuka” pada musim libur Lebaran 2025 nanti.

Jika ingin mendulang rupiah para pemangku kepentingan di sektor pariwisata harus bersiap sedini mungkin untuk memastikan semua kebutuhan wisatawan terpenuhi.

Sehingga mereka merasa aman dan nyaman berwisata di Kota 1001 Gua ini.

Tak terkecuali Pemkab Pacitan. Menyambut libur Lebaran 2025, berbagai persiapan tengah dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Dinas pariwisata, kebudayaan, pemuda, dan olahraga (disparbudpora) setempat memperkirakan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke berbagai destinasi yang ada selama libur Lebaran bisa mencapai 48 ribu orang.

Menurut Kepala Disparbudpora Pacitan Turmudi, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pembaruan tanda peringatan bahaya di destinasi wisata, pendirian pos pengamanan, serta penyediaan pusat informasi dan layanan kesehatan.

‘’Kami bekerja sama dengan dinas kesehatan (dinkes) untuk memastikan pelayanan kesehatan secepatnya jika terjadi musibah,’’ katanya, Jumat (14/3).

Rapat koordinasi lintas-sektoral kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2025 pun telah digelar di Gedung Bayangkara Mapolres Pacitan.

Guna mengantisipasi lonjakan wisatawan, tiga pos pantau akan didirikan di destinasi wisata utama, yaitu Pantai Klayar, Goa Gong, dan Pantai Pancer Dorr.

Jika terjadi kepadatan, wisatawan akan dialihkan ke destinasi alternatif agar tidak terjadi penumpukan.

‘’Libur tahun ini lebih panjang, sehingga kami memperkirakan jumlah wisatawan akan meningkat. Kami bekerja sama dengan pengelola destinasi agar arus pengunjung tetap terkendali dan nyaman,’’ tambah Turmudi.

Selain itu, pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi dan monitoring terhadap potensi kerawanan serta perizinan acara yang digelar selama musim liburan.

Dengan persiapan matang ini, kabupaten yang punya tagline 70 Miles of Sea Paradise ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata yang aman dan menyenangkan bagi para pelancong. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #wisata #libur lebaran #pantai