PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tragedi kembali terjadi di perairan selatan Pacitan.
Dua wisatawan dilaporkan meninggal dunia terseret ombak saat berenang di Pantai Klayar, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, pada Sabtu (12/4).
Satu orang lainnya berhasil selamat dalam insiden nahas tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan laut di wilayah selatan Jawa Timur, yang dikenal memiliki ombak besar dan arus bawah laut yang kuat.
Menurut informasi yang dihimpun, tiga wisatawan sempat nekat berenang di zona yang rawan ombak.
Dalam video amatir berdurasi 3 menit 24 detik yang beredar di media sosial, tampak dua korban berusaha meminta pertolongan.
Namun, kondisi ombak yang tinggi menyulitkan warga dan pengunjung lain untuk memberikan bantuan.
“Iya, ada dua yang meninggal semua,” ujar Linda Novita Rahmawati, warga setempat.
Ironisnya, salah satu dari korban yang tewas diketahui masih berusia anak-anak.
Usai dievakuasi, kedua jenazah langsung dibawa ke rumah duka.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas dan asal para korban.
Imbauan untuk Tidak Berenang di Zona Berbahaya
Pantai Klayar dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Pacitan, dengan keindahan karang dan deburan ombak khas laut selatan.
Namun, di balik keindahannya, tersimpan bahaya laten berupa arus bawah laut yang mematikan.
Peristiwa tragis ini kembali menjadi pengingat agar wisatawan mematuhi rambu peringatan dan larangan berenang yang sudah dipasang oleh pengelola dan petugas.
“Kami imbau kepada para wisatawan agar lebih berhati-hati dan tidak berenang di area berbahaya. Ombak di Pantai Klayar bisa tiba-tiba tinggi dan menyeret siapa pun yang lengah,” ungkap salah satu warga.
Meningkatnya jumlah kunjungan wisata saat akhir pekan dan musim libur menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola kawasan wisata.
Edukasi keselamatan laut dan keberadaan petugas penyelamat di area pantai menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. (hyo/naz)
Editor : Mizan Ahsani