Jawa Pos Radar Madiun – Upaya pencarian terhadap Suraji, pemancing asal Dusun Watu Wadek, Desa Karangnongko, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, yang dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu, mulai menunjukkan titik terang.
Tim SAR gabungan menemukan celana kolor hitam yang diyakini milik korban, mengambang di perairan sekitar lokasi kejadian.
’’Alhamdulillah, pada pencarian hari ketiga ditemukan celana korban tidak jauh dari titik tenggelam,’’ ujar Komandan Pos Pengamatan (Danposmat) TNI AL Temperan, Letda Laut Agung Utomo, Rabu (16/4).
Pihak keluarga membenarkan bahwa celana tersebut merupakan milik Suraji. Lokasi penemuan berada di sisi timur dari titik terakhir korban terlihat.
Namun, jasad korban hingga kini masih belum ditemukan.
’’Celana ditemukan di sisi timur lokasi. Area itu langsung kami sisir ulang, tapi tubuh korban belum tampak,’’ terang Agung.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI AL, Basarnas, BPBD Pacitan, Polairud, dan relawan nelayan memperluas pencarian ke arah Pantai Klayar.
Hal ini dilakukan menyusul analisis pergerakan arus laut yang cukup kompleks di perairan selatan Pacitan.
’’Arus bawah mengarah ke barat, sedangkan arus atas cenderung ke timur. Maka area penyisiran diperluas ke dua arah,’’ jelasnya.
Pencarian tidak berjalan mudah. Tim dihadapkan pada ombak setinggi 1 hingga 2 meter, yang menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
Namun demikian, semangat tim gabungan tak surut.
’’Harapan kami, sebelum pencarian memasuki hari ketujuh, korban bisa segera ditemukan dan diserahkan ke pihak keluarga,’’ harap Agung. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto