Jawa Pos Radar Pacitan – Langkah serius untuk membangun budaya integritas di lingkup pemerintahan terus digaungkan Inspektorat Kabupaten Pacitan.
Minggu pagi (6/7), di sekitar Alun-Alun Pacitan, Inspektorat menggelar sosialisasi kampanye anti korupsi yang dirangkai dengan jalan sehat dan senam bersama.
Gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat untuk hidup sehat sekaligus bersih dari praktik korupsi.
Acara yang dihadiri Ketua DPRD, Sekda, para ASN, komunitas senam, serta masyarakat umum itu menjadi momen kebersamaan lintas instansi.
Kepala Inspektorat Kabupaten Pacitan, Mahmud, menegaskan kegiatan ini sebagai upaya nyata memupuk budaya antikorupsi sedini mungkin.
Utamanya di lingkungan pemerintahan daerah hingga perangkat desa.
"Sedini mungkin kita harus meminimalisir tindak pidana korupsi dan meningkatkan kesadaran aparat pemerintahan," ujarnya.
Mahmud menegaskan, korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Karena itu, seluruh ASN didorong memahami serta mengamalkan prinsip-prinsip anti korupsi dalam pelayanan masyarakat.
“Kesadaran dan komitmen aparatur di lingkungan Sekretariat DPRD harus terus ditingkatkan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik,” lanjutnya.
Inspektorat memastikan kampanye ini tidak berhenti sampai di sini.
Sosialisasi akan digelar berkala maupun serentak di semua lapisan masyarakat, agar budaya bersih dari korupsi semakin mengakar di Pacitan.
“Kita akan terus melakukan sosialisasi secara berkala maupun simultan kepada semua lapisan masyarakat,” pungkas Mahmud. (uci/her/adv)
Editor : Hengky Ristanto