Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kuota Siswa Sekolah Rakyat Pacitan Bertambah, Gedung BLK Disulap Jadi Tempat Pembelajaran

Nur Cahyono • Rabu, 16 Juli 2025 | 14:30 WIB
Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan bakal dijadikan sebagai tempat pembelajaran yang baru untuk penempatan tambahan kuota siswa Sekolah Rakyat. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan bakal dijadikan sebagai tempat pembelajaran yang baru untuk penempatan tambahan kuota siswa Sekolah Rakyat. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Pemkab Pacitan kembali mendapatkan tambahan kuota siswa untuk Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Sebanyak 100 anak tidak sekolah (ATS) akan menyusul 100 siswa lainnya yang lebih dulu menempati SRMA 23 Pacitan.

Plt Kepala Dinas Sosial Pacitan Khemal Pandu Pratikna menyebut, lokasi pembelajaran siswa tambahan itu akan ditempatkan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan yang kini dalam proses renovasi.

‘’Kuota ini dikhususkan bagi ATS, baik lulusan SMP tahun ini maupun yang putus sekolah sebelumnya,’’ ujarnya kemarin (15/7).

Ia mengungkapkan, tambahan kuota tersebut merupakan hasil komunikasi antara Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dengan Menteri PUPR Dody Hanggodo saat kegiatan retreat nasional Partai Demokrat di Pacitan.

‘’Usulan itu kemudian ditindaklanjuti dengan Kementerian Sosial,’’ terang Khemal.

Saat ini, 100 siswa pertama telah menempati eks Gedung Diklat BKPSDM sebagai lokasi belajar.

Sementara, tambahan siswa akan memulai KBM di BLK setelah renovasi selesai.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, masih ada 1.187 anak di Pacitan yang belum sekolah.

Pemkab berharap program SRMA menjadi solusi untuk menekan angka ATS, khususnya dari keluarga tidak mampu.

‘’Harapannya, mereka bisa kembali bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik,’’ tambah Khemal yang juga menjabat Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #SRMA 23 Pacitan #program pendidikan sosial #Sekolah Rakyat #tambahan kuota #Indrata Nur Bayuaji #anak tidak sekolah #Gedung BLK Pacitan