Jawa Pos Radar Madiun – Prestasi membanggakan kembali diraih Indra Prastowo di momen HUT ke-80 RI.
Ia berhasil membawa pulang medali emas sekaligus Special Award pada ajang Indonesia International Invention Expo (IIIE) 2025 yang digelar Politeknik Negeri Semarang, 8–11 Agustus 2025.
Kompetisi ini diikuti 270 peserta dari 10 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Thailand, Filipina, Iran, Amerika Serikat, Kazakhstan, Hongkong, Arab Saudi, dan Korea Selatan.
Medali emas ini menjadi koleksi keempat Indra di ajang internasional, melengkapi deretan prestasi sebelumnya.
Seperti Gold Award IIEF 2024 Malaysia, Gold Award IIEF 2025 Malaysia, dan Gold Award IIIC Malaysia.
Dalam kategori umum bertema lingkungan, Indra mengusung inovasi penghematan bahan praktik di sekolah kejuruan.
Temuan tersebut mampu meningkatkan nilai limbah praktik menjadi produk bernilai estetis tinggi dan memiliki nilai jual.
“Strategi ini sekaligus memperkuat konsep sekolah sirkular demi penyelamatan lingkungan dari dunia pendidikan,” jelasnya.
Tak hanya meraih emas, Indra juga dianugerahi Special Award berkat presentasi inovasinya di depan dua juri internasional melalui dua tahap penilaian, seluruhnya menggunakan bahasa Inggris.
Apresiasi juga datang dari CSPP, organisasi pemerhati lingkungan di dunia pendidikan yang didirikan oleh Pusat Studi dan Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada.
Ke depan, Indra berencana menulis buku tentang inovasi tersebut agar dapat diakses luas oleh masyarakat, khususnya dunia pendidikan.
Ia berharap prestasinya menjadi inspirasi untuk pengembangan pendidikan yang ramah lingkungan di Indonesia. (suc/her/*)