Jawa Pos Radar Pacitan – Renovasi Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan yang akan difungsikan sebagai Sekolah Rakyat (SR) kembali molor.
Hingga awal September, progres baru 87 persen dari target selesai akhir Agustus.
Kontraktor pelaksana Kementerian PU Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim, Ino Sukawardana, menyebut keterlambatan disebabkan tambahan pembangunan musala.
’’Dari kontrak kami, ada penambahan pembangunan musala. Itu salah satu yang sedang kami kerjakan,’’ ujarnya, Jumat (5/9).
Selain musala, pekerjaan yang belum tuntas meliputi paving area depan, fasilitas air bersih, saluran drainase, dan pemasangan PJU 12 titik.
Adapun meubelair seperti tempat tidur dan bangku sekolah sudah lengkap dan sebagian tertata di asrama.
Ino memastikan pekerjaan diperpanjang hingga 15 September.
’’Pengerjaan musala, paving, dan fasilitas pendukung segera kami rampungkan,’’ terangnya.
Plt Sekretaris Dinas Sosial Pacitan, Luky Puspitosari, menyebut animo masyarakat cukup tinggi.
Hingga awal bulan ini, ada 54 pendaftar untuk gelombang II.
’’Dengan hampir selesainya pembangunan, sekolah rakyat gelombang dua bisa segera dimulai,’’ jelasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto