Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pasca Ricuh, Polisi Periksa Saksi dan Panitia Penyelenggara Soedirman Cup Pacitan

Nur Cahyono • Senin, 8 September 2025 | 01:27 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi pertandingan voli Soedirman Cup 2025, Minggu (7/9). FOTO: ISTIMEWA
Polisi melakukan olah TKP di lokasi pertandingan voli Soedirman Cup 2025, Minggu (7/9). FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Pacitan – Kericuhan pecah di partai final turnamen bola voli Soedirman Cup 2025 di Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman, Nawangan, Minggu (7/9) dini hari.

Laga yang seharusnya menjadi puncak pertandingan justru berakhir dengan amukan ribuan penonton hingga pembakaran fasilitas panitia.

Kapolsek Nawangan, Iptu Yuyun Krisdiantoro, menjelaskan polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah panitia serta saksi.

“Ini masih tahap pemeriksaan saksi dan panitia. Kami juga mendata aset-aset panitia yang dibakar penonton semalam,” katanya.

Kericuhan dipicu dua hal. Pertama, keputusan wasit yang terlalu lama saat meninjau VAR pada set pertama dengan skor 8-6 untuk keunggulan KWK Gank.

Kedua, kekecewaan penonton karena bintang timnas voli Rivan Nurmulki dan Dimas Saputra yang dijanjikan panitia tidak hadir memperkuat tim.

Akibatnya, sekitar 7.000 penonton melempar botol ke lapangan dan membakar perlengkapan pertandingan seperti lampu, matras, kamera CCTV, kursi, hingga panggung utama.

Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Meski sempat memanas, Yuyun memastikan fasilitas monumen tetap aman.

“Alhamdulillah, fasilitas monumen aman,” tegasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #dimas saputra #voli Pacitan #Monumen Jenderal Soedirman Pacitan #kericuhan voli Pacitan #Polsek Nawangan #final voli ricuh #Soedirman Cup 2025 #rivan nurmulki