Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus HIV/AIDS di Pacitan kembali naik. Hingga September 2025, tercatat 19 orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Padahal, Mei lalu baru 12 kasus. Artinya, bertambah tujuh kasus dalam empat bulan.
Kabid P2PL Dinkes Pacitan Nur Farida menyebut mayoritas penderita laki-laki usia produktif 25–49 tahun.
“Sebagian penderita berasal dari kelompok dengan orientasi seksual sesama jenis. Kelompok itu memang berisiko tinggi penularan HIV,” ujarnya, Senin (15/9).
Yang lebih memprihatinkan, kata Farida, ditemukan pula kasus HIV pada anak-anak, termasuk balita.
Penularan biasanya dari ibu yang sudah terinfeksi.
“Misalnya ibu sering berganti pasangan dan tidak menyadari bahwa dirinya membawa virus, lalu menularkannya ke janin,” jelasnya.
Sejak pertama kali dicatat pada 2005, kasus HIV/AIDS di Pacitan terus bertambah setiap tahun.
Pemkab terus menggencarkan skrining dan penyuluhan, terutama di tempat hiburan malam (THM) yang menjadi titik kumpul kelompok berisiko. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto