Jawa Pos Radar Pacitan – Program makan bergizi gratis (MBG) di Pacitan terus dipantau DPRD setempat.
Kamis (18/9) lalu, Komisi II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngadirojo.
Ketua Komisi II DPRD Pacitan Rudi Handoko mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan menu, kandungan gizi, hingga distribusi makanan ke sekolah sasaran sesuai standar.
’’Yang utama memastikan MBG tidak bermasalah, baik dari sisi pengemasan hingga kandungan gizi makanannya,’’ ujarnya, Sabtu (20/9).
Rudi menekankan, SPPG wajib mematuhi petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia juga meminta puskesmas dilibatkan dalam pengawasan higienitas makanan.
’’SPPG harus berkoordinasi lintas sektor, mulai kecamatan, polsek, koramil, hingga puskesmas,’’ tegasnya.
Sejauh ini, 19.396 pelajar dan masyarakat telah menjadi penerima manfaat MBG.
DPRD mendorong perluasan program ke kecamatan lain untuk menekan angka stunting.
’’Kualitas makanan dan pelayanan harus terus dijaga,’’ tandasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto