Jawa Pos Radar Pacitan – Upaya pengejaran terhadap AS alias Wawan, pelaku pembacokan yang menewaskan mantan ibu mertuanya di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, terus diperketat.
Polres Pacitan bahkan mengerahkan anjing pelacak (K9) dari Polda Jatim.
Kemarin (23/9), anjing jenis German Shepherd itu diterjunkan menyusuri jejak Wawan mulai dari rumah korban hingga ke hutan yang diduga menjadi tempat persembunyiannya.
“Fokus pencarian masih pada pelacakan anjing, sehingga bisa dipersempit arah larinya. Jika tidak ditemukan, ada kemungkinan besar pelaku sudah melarikan diri ke luar kota,” ujar Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar.
Ayub mengapresiasi keterlibatan warga yang membantu pencarian.
“Kami berharap penggunaan K9 dapat memberi rasa aman bagi warga,” tambahnya.
Selain itu, Ayub membeberkan keterangan Bima, anak kandung korban, yang menyebut Wawan sempat cekcok di Desa Kayen terkait rencana pernikahan ibunya.
Pelaku diduga terpengaruh minuman keras saat melakukan aksinya.
“Saksi menyebut pelaku memadamkan listrik rumah sebelum melakukan pembacokan,” terang Ayub. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto