Jawa Pos Radar Pacitan – Kabupaten Pacitan belum masuk daftar penerima program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Padahal, potensi perikanan laut di wilayah itu cukup besar.
Kepala Dinas Perikanan Pacitan Bambang Mahaendrawan menyebut, potensi sumber daya ikan di laut Pacitan mencapai 34.483 ton per tahun.
’’Kami sudah mengusulkan Kelurahan Sidoharjo (Pelabuhan Tamperan) sebagai calon lokasi. Namun, sampai sekarang belum ada tanggapan,’’ ujarnya, Senin (6/10).
Dia menambahkan, komunikasi dengan KKP sudah dilakukan.
Namun, pada tahap pertama ini Pacitan belum mendapat jatah.
’’Mungkin nanti di tahap berikutnya bisa menjadi pertimbangan,’’ katanya.
Bambang menilai, kondisi ini menjadi pelajaran penting bagi pemkab agar tidak hanya mengandalkan proposal.
Perlu strategi komunikasi dan lobi yang lebih kuat ke kementerian.
’’Pacitan punya potensi besar untuk berkembang melalui sektor kelautan, pertanian, dan pariwisata,’’ ujarnya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan proyek nasional untuk memberdayakan nelayan dan membangun kawasan pesisir yang mandiri dan berdaya saing.
Tahap awal program ini menargetkan 65 lokasi dan akan diperluas menjadi 1.100 kampung hingga 2027.
Melalui program itu, masyarakat pesisir akan mendapatkan fasilitas produksi modern, sarana pengolahan hasil laut, serta penguatan koperasi nelayan.
Tujuannya, mengubah kampung nelayan menjadi pusat ekonomi produktif dan berkelanjutan. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto