Jawa Pos Radar Pacitan – Pembangunan enam Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih resmi dimulai.
Groundbreaking digelar serentak di enam titik, Jumat (17/10) lalu.
“Pembangunan di atas lahan milik desa,” ujar Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian (Diskopperin) Pacitan, Prayitno, kemarin (19/10).
Enam desa yang menjadi lokasi pembangunan yakni Kembang (Pacitan), Karanganyar (Kebonagung), Donorojo (Donorojo), Wonoanti (Tulakan), Tamansari (Pringkuku), dan Punung (Punung).
“Langkah ini untuk memperkuat peran koperasi desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Setiap gerai Kopdes Merah Putih dirancang memiliki fungsi ganda.
Selain sebagai pusat pemasaran dan penyaluran hasil bumi, perkebunan, serta perikanan, juga akan menjadi mitra BUMN dalam penyediaan sembako, LPG, pupuk, hingga layanan ekspedisi seperti Pospay dan BRILink.
“Kami berharap Kopdes bisa segera beroperasi, menampung hasil produksi warga, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa,” terang Prayitno.
Pembangunan setiap Kopdes menggunakan model prototipe seragam.
Di Desa Wonoanti, Tulakan, misalnya, bangunan utama berukuran 30x20 meter yang berdiri di atas lahan desa. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto