Jawa Pos Radar Pacitan – Warga Dusun Banaran, Desa Pelem, Kecamatan Pringkuku, dihebohkan dengan kelahiran anak sapi berkaki enam.
Pedet tak biasa hasil inseminasi buatan itu lahir pada Kamis (16/10) dan langsung menjadi perhatian warga sekitar.
Fungsional Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sri Indriana, mengatakan proses kelahiran berjalan normal.
Namun, setelah lahir terlihat dua kaki tambahan di bagian bawah tubuh sapi tersebut.
“Dua kaki tambahan itu menggantung di sela-sela kaki utama,” ungkap perempuan yang akrab disapa Ana, kemarin (1/11).
Hasil pengamatan awal menunjukkan kemungkinan besar pedet tersebut semula akan lahir kembar.
“Di bagian bokong terdapat tonjolan yang menyerupai kepala pedet lain,” jelas Ana.
Meski memiliki kelainan fisik, kondisi pedet dan induknya dilaporkan sehat.
Tim dokter hewan DKPP Pacitan terus melakukan pemantauan rutin terhadap keduanya.
“Pedetnya sehat dan aktif. Masih bisa menyusu dengan normal,” imbuh Ana.
Fenomena anak sapi berkaki enam ini bukan yang pertama di dunia, namun tergolong kasus langka di tingkat lokal.
Petugas DKPP Pacitan menyebut, kelainan seperti itu biasanya terjadi akibat gangguan perkembangan embrio pada masa kebuntingan. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto