Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Puluhan Ribu Pekerja di Pacitan Belum Punya BPJS Ketenagakerjaan

Nur Cahyono • Selasa, 4 November 2025 | 14:30 WIB
Aktivitas sejumlah karyawan di Pacitan. Puluhan ribu pekerja di kabupaten ini belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Aktivitas sejumlah karyawan di Pacitan. Puluhan ribu pekerja di kabupaten ini belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan - Perlindungan terhadap pekerja di Pacitan masih jauh dari kata aman.

Banyak tenaga kerja belum memiliki jaring pengaman sosial, terutama melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pacitan Sultan menyebut hanya sekitar 30 persen pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif.

Angka itu setara 73.057 pekerja, terdiri atas 42 ribu pekerja formal, 20 ribu pekerja informal, dan sekitar sembilan ribu pekerja sektor konstruksi.

“Masih ada sekitar 85.973 pekerja yang belum terlindungi jaminan sosial kecelakaan kerja,” ungkap Sultan, kemarin (3/11).

Dia menambahkan, sejumlah ketua RT dan RW juga belum masuk dalam kepesertaan.

Padahal, seluruh jenis pekerjaan memiliki risiko, baik kecelakaan kerja maupun kematian.

Karena itu, pihaknya terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan dengan menggandeng pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga sektor UMKM.

“Tahun ini target kepesertaan mencapai 159 ribu pekerja. Capaian sementara baru 18,85 persen dari target 41 persen yang ditetapkan,” jelasnya.

Dari sisi legislatif, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi berharap seluruh pekerja segera terlindungi jaminan sosial agar bisa bekerja dengan tenang dan produktif.

“Supaya bisa menjamin aman di kabupaten yang terkenal adem ayem ini,” ujarnya. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #umkm #BPJS Ketenagakerjaan #ketenagakerjaan #pekerja formal #Arif setia budi #Jaminan Sosial #pekerja informal #DPRD Pacitan