Jawa Pos Radar Pacitan – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pacitan masih jauh dari target.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga awal November, capaian baru 21 persen dari total sasaran 589.034 jiwa.
Artinya, baru 127.284 warga yang mengikuti program, sementara sekitar 461.750 jiwa belum memanfaatkannya.
Kepala Dinkes Pacitan Daru Mustikoaji menjelaskan, rendahnya capaian tersebut disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri, ditambah keterbatasan tenaga medis di lapangan.
“Sebenarnya program sudah berjalan di semua puskesmas,” ungkapnya kemarin (11/11).
Program CKG merupakan bagian dari agenda Pacitan Sehat 2025, yang menargetkan seluruh warga dewasa menjalani pemeriksaan dasar kesehatan.
Pemeriksaan itu mencakup tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta deteksi penyakit tidak menular lainnya.
“Kami akan terus sosialisasi dan jemput bola ke wilayah pedesaan,” ujar Daru.
Daru menambahkan, program CKG akan dilanjutkan tahun depan dengan target lebih luas.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan ini, mengingat jika dilakukan secara mandiri biayanya bisa mencapai Rp 1 juta per orang.
“CKG terus digelar ke kantor hingga desa agar masyarakat antusias. Kami juga mulai ke sekolah-sekolah,” pungkasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto