Jawa Pos Radar Pacitan – Realisasi opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Pacitan belum mencapai target.
Hingga pertengahan November, capaian baru sekitar Rp21,3 miliar atau 81 persen dari target Rp25,4 miliar.
Artinya, masih ada sekitar Rp4,1 miliar yang harus dikejar dalam dua bulan terakhir tahun ini.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan Daryono mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Cabang Dinas (Cabdin) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur untuk mendorong wajib pajak segera melunasi kewajibannya.
“Kami bersama cabdin Bapenda Jatim terus berupaya agar realisasi maksimal,” ujarnya Kamis (13/11).
Menurut Daryono, sektor opsen PKB menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) setelah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Selain memperkuat kas daerah, pendapatan dari pajak kendaraan juga berperan penting dalam mendukung belanja wajib daerah serta meningkatkan kemampuan keuangan daerah.
“Opsen pajak dapat memperkuat APBD, mendukung belanja wajib, serta memperbesar peran daerah dalam pengelolaan keuangan,” pungkasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto