Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ledakan di Tegalombo Pacitan Dipicu Kondensasi Mesiu, Jibom Polda Jatim Turun Tangan

Nur Cahyono • Senin, 15 Desember 2025 | 05:30 WIB
Personel Jibom Polda Jatim melakukan penyisiran lokasi ledakan di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Minggu (14/12). NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Personel Jibom Polda Jatim melakukan penyisiran lokasi ledakan di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Minggu (14/12). NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Timur turun langsung ke Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, menyusul ledakan hebat yang terjadi pada Jumat (12/12).

Insiden tersebut mengakibatkan lima orang luka-luka serta merusak tiga unit rumah warga.

Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan mengatakan, empat personel Jibom diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi lokasi kejadian.

"Empat personel jibom diterjunkan ke lokasi untuk penyisiran dan sterilisasi," kata Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan, Minggu (14/12).

Dari hasil penyisiran, petugas menemukan sisa bubuk mesiu yang disimpan dalam botol plastik berukuran 300 mililiter.

Bahan tersebut diketahui merupakan bahan petasan.

“Tim sudah melakukan pengujian temuan, hasilnya dinyatakan sebagai bahan peledak lemah,” ujar Choirul.

Selain bubuk mesiu, petugas juga menemukan sejumlah selongsong petasan di sekitar lokasi ledakan.

Berdasarkan keterangan pemilik, bahan-bahan tersebut merupakan sisa pembuatan petasan yang digunakan saat Ramadan dan Idul Fitri 2025 lalu.

"Pemilik membenarkan barang-barang itu digunakan saat Ramadan dan Idul Fitri 2025 lalu," ungkapnya.

Choirul menjelaskan, awalnya sisa mesiu sekitar setengah kilogram disimpan di dalam toples dan diletakkan di lemari.

Karena disimpan terlalu lama, bahan tersebut diduga mengalami kondensasi.

Air yang terbentuk kemudian mengenai bubuk mesiu.

Kondisi tersebut memicu reaksi kimia pada unsur sulfur, menimbulkan panas, hingga akhirnya terjadi ledakan.

''Kesimpulan akhir masih menunggu hasil pemeriksaan Polda Jatim,'' ujar Kasatreskrim.

Sementara itu, kondisi tiga korban, yakni Arba Syarifudin, Cantika Noviana Ristasari, dan Indro Dwi Nur Fidayanto, dilaporkan telah membaik.

Dua korban lainnya, pemilik bahan petasan Sidiq Syarofudin dan Sutini, dirujuk ke RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Sidiq mengalami muntah darah akibat ledakan, sedangkan Sutini mengalami patah tulang selangka setelah tertimpa sepeda motor.

"Pemilik mengaku belajar dari tayangan YouTube dan mencoba membuat bahan petasan sendiri," pungkas Choirul. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#petasan #pacitan #ledakan Pacitan #Jibom Polda Jatim #mesiu #tegalombo