Jawa Pos Radar Pacitan – Pemkab Pacitan bersama aparat penegak hukum memperketat pemantauan bahan pangan pokok dan penting (bapokting) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan gangguan distribusi di momen libur akhir tahun.
Satuan Tugas (Satgas) Pangan turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah titik.
Sasaran pemantauan meliputi pasar tradisional, toko ritel modern, agen elpiji, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Khoirul Maskanan mengatakan, hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi harga dan ketersediaan bapokting masih terkendali.
“Hasilnya, harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat terpantau stabil,” ujarnya, kemarin (24/12).
Khoirul mengklaim, distribusi kebutuhan pokok hingga bahan bakar berjalan normal.
Harga bapokting dan elpiji subsidi tiga kilogram masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
“Terkait elpiji, kami sudah mengantisipasi dengan penambahan pasokan hingga sekitar 16 persen,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Kabag Perekonomian Setdakab Pacitan Mohammad Ali Mustofa.
Menurutnya, sejumlah komoditas strategis belum menunjukkan gejolak harga signifikan.
“Harga beras, cabai merah, dan cabai keriting, juga terpantau stabil,” ujarnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto