PACITAN – Arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai terasa di Kabupaten Pacitan.
Aktivitas di Terminal Bus Tipe A Pacitan menunjukkan peningkatan signifikan sejak sepekan terakhir, seiring meningkatnya kedatangan penumpang dari berbagai daerah.
Kepala Satuan Pelaksana Terminal Bus Tipe A Pacitan Suyono mengatakan, lonjakan penumpang mulai terjadi sejak 20 Desember.
Dibandingkan hari normal, jumlah penumpang yang datang ke Pacitan meningkat hingga 101 persen.
“Sejak 20 Desember terjadi lonjakan kedatangan penumpang hingga 101 persen. Rata-rata sekitar 500 penumpang per hari yang datang ke Pacitan,” ujarnya, Sabtu (27/12).
Berdasarkan data produksi terminal, tercatat sebanyak 24 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan 13 bus antarkota dalam provinsi (AKDP) yang tiba di Pacitan.
Sementara itu, untuk arus keberangkatan, terdapat 13 bus AKAP dan 10 bus AKDP yang beroperasi.
Lonjakan penumpang diperkirakan masih akan berlanjut hingga penghujung Desember.
Suyono menyebut puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29–30 Desember, dengan mayoritas penumpang berasal dari Jakarta dan Surabaya.
“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29–30 Desember, dengan penumpang terbanyak berasal dari Jakarta dan Surabaya,” jelasnya.
Adapun arus balik atau keberangkatan penumpang dari Pacitan diperkirakan mulai meningkat pada 2 Januari 2026.
Mengantisipasi hal tersebut, pengelola terminal bersama Polres Pacitan telah melakukan ramp check gabungan terhadap armada bus yang beroperasi selama masa libur Nataru.
Selain pemeriksaan kelaikan kendaraan, seluruh sopir juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine dengan hasil negatif.
Petugas dari dinas kesehatan turut disiagakan di area terminal selama periode libur Nataru.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan perjalanan penumpang aman dan nyaman,” pungkas Suyono. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto