Jawa Pos Radar Pacitan – Arus lalu lintas Jalan Pacitan–Solo sempat lumpuh sekitar pukul 11.00 kemarin (7/1).
Truk tronton bernopol H 8185 OF yang membentang di badan jalan timur Pertigaan Bliruk, Desa Wareng, Kecamatan Punung, menjadi penyebab utama kemacetan.
Kapolsek Punung AKP Makhmuddi Kurnianto mengatakan, kendaraan besar roda empat tidak dapat melintas akibat posisi truk yang menutup hampir seluruh badan jalan.
“Kendaraan besar roda empat tidak bisa lewat,” ujarnya.
Menurut Makhmuddi, truk tronton pengangkut semen tersebut awalnya hendak bongkar muatan di gudang sekitar lokasi.
Namun saat sopir memosisikan kendaraan, truk mengalami gangguan teknis.
“Truk tidak dapat digerakkan karena kampas kopling habis, posisinya menutup badan jalan,” ungkapnya.
Kondisi itu menyebabkan antrean kendaraan besar mengular cukup panjang.
Sementara kendaraan roda dua masih bisa melintas secara terbatas di sela kemacetan.
Warga sekitar bersama petugas kepolisian dan pihak terkait kemudian bergerak cepat melakukan penanganan.
Muatan semen diturunkan untuk meringankan beban kendaraan.
Setelah itu, truk tronton berwarna putih biru tersebut dievakuasi dengan cara didorong secara gotong royong.
“Truk sudah berhasil dievakuasi. Setelah itu, lalu lintas kembali normal,” pungkas Makhmuddi. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto