Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tawon Vespa dan Kobra Teror Warga Pacitan, Damkar Gerak Cepat Evakuasi

Nur Cahyono • Jumat, 9 Januari 2026 | 07:00 WIB
HATI-HATI: Petugas damkar mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran jumbo di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Rabu malam (7/1). FOTO: DAMKAR PACITAN
HATI-HATI: Petugas damkar mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran jumbo di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Rabu malam (7/1). FOTO: DAMKAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Teror satwa liar menghantui warga Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Dalam satu malam, petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran jumbo dan seekor ular kobra dari dua desa berbeda, Rabu malam (7/1).

Kasi Pengendalian dan Operasi Damkar Satpol PP Pacitan Sugino mengungkapkan, laporan pertama diterima dari Desa Watukarung.

Di rumah seorang warga bernama Ratna, ditemukan sarang tawon vespa berukuran besar yang sudah berada di lokasi sekitar sebulan.

“Sarang tawon di Desa Watukarung, ular kobra di Desa Dadapan,” kata Sugino, kemarin (8/1).

Sebanyak enam personel damkar langsung diterjunkan ke lokasi.

Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian dari bagian belakang rumah.

Petugas membuka genteng satu per satu agar tawon tidak keluar dan menyerang warga.

“Evakuasi dilakukan dari bagian belakang rumah dengan membuka genteng satu per satu agar tawon tidak kabur,” ujarnya.

Sarang tawon vespa tersebut berukuran sekitar satu galon air.

Karena dinilai sangat membahayakan penghuni rumah, sarang langsung dimusnahkan menggunakan semburan api dari tabung elpiji.

“Sarangnya sebesar galon air. Ini sangat berbahaya bagi penghuni rumah,” tegas Sugino.

Usai menuntaskan evakuasi tawon, petugas kembali menerima laporan dari Desa Dadapan.

Kali ini, seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,5 meter masuk ke rumah warga bernama Roy Saputra.

Satwa berbisa tersebut bahkan telah memangsa tiga ekor ayam milik warga.

Petugas menemukan kobra bersembunyi di balik tumpukan genteng di belakang rumah.

Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur pengamanan ketat untuk menghindari risiko gigitan.

“Ular kobra panjangnya sekitar 1,5 meter,” imbuh Sugino.

Damkar Pacitan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan.

Lingkungan lembap, banyak semak, dan tumpukan barang kerap menjadi tempat ideal bagi satwa liar untuk bersarang.

“Ini berbahaya, terutama saat musim penghujan seperti sekarang,” pungkasnya. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #ular kobra pacitan #sarang tawon vespa #evakuasi damkar pacitan #satwa liar masuk rumah #musim hujan bahaya satwa #pringkuku pacitan