Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Toilet Tak Layak Jadi Biang Diare Massal di Sudimoro Pacitan

Nur Cahyono • Selasa, 27 Januari 2026 | 13:43 WIB
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan Nunuk Irawati menjelaskan tentang dugaan penyebab kasus diare massal di Sudimoro. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan Nunuk Irawati menjelaskan tentang dugaan penyebab kasus diare massal di Sudimoro. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus diare massal yang menjangkiti ratusan warga Kecamatan Sudimoro disinyalir kuat dipicu buruknya sanitasi lingkungan.

Dinas Kesehatan Pacitan mencatat sekitar 30 persen warga setempat masih memiliki sanitasi tidak layak, terutama toilet keluarga.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan Nunuk Irawati menyebut, sebagian warga masih menggunakan jamban tidak sehat dengan pengelolaan limbah rumah tangga yang kurang baik.

Kondisi tersebut berpotensi besar menjadi sumber penyebaran bakteri penyebab diare.

“Sekitar 30 persen masyarakatnya masih memiliki sanitasi tidak layak, terutama toilet keluarga. Itu sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya, Selass (27/1).

Nunuk menjelaskan, persoalan sanitasi buruk masih menjadi tantangan serius di Kecamatan Sudimoro.

Terutama di wilayah pedesaan dan kawasan dengan keterbatasan akses air bersih.

Untuk menekan risiko penyakit berbasis lingkungan, dinkes telah berkoordinasi dengan dinas terkait guna mendorong perbaikan fasilitas sanitasi.

“Kami mendorong peningkatan akses jamban sehat agar masyarakat memiliki sanitasi yang layak,” katanya.

Data dinkes menunjukkan, ratusan warga dari sejumlah desa di Sudimoro terjangkit diare pada pekan lalu.

Mayoritas penderita merupakan anak-anak hingga lansia.

Sebagian besar menjalani rawat jalan, sementara sejumlah pasien sempat dirawat di Puskesmas Sudimoro dan Puskesmas Sukorejo.

Sebagai langkah penanganan, dinkes melakukan pengobatan pasien, penyelidikan epidemiologi, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala diare.

“Supaya segera terdeteksi dan bisa memutus mata rantai penularan,” pungkas Nunuk. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #sanitasi buruk Pacitan #Puskesmas Sudimoro #dinkes pacitan #toilet tidak layak #diare massal Sudimoro #PHBS Pacitan