Jawa Pos Radar Madiun – Infrastruktur, pengentasan kemiskinan, serta penguatan sektor pariwisata masih menjadi pekerjaan rumah (PR) utama.
Hal tersebut mulai dimatangkan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pacitan 2027.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pacitan Heru Sukresno menegaskan bahwa RKPD memiliki peran strategis.
Yakni, sebagai dokumen perencanaan tahunan daerah. Penjabaran RPJMD.
Sekaligus dasar penyusunan KUA–PPAS. Termasuk untuk penetapan APBD.
‘’Tema RKPD, Meningkatkan Infrastruktur Penunjang Fondasi Transformasi Ekonomi, Sosial, dan Pemerintahan,’’ ucap Heru kemarin (28/1).
Tema tersebut dijabarkan ke dalam lima prioritas utama pembangunan. Pertama, pembangunan infrastruktur dasar berkualitas. Terutama di kawasan kantong kemiskinan.
Kedua, perlindungan sosial adaptif serta pemberdayaan masyarakat miskin. Ketiga, pengembangan komoditas unggulan daerah dan sentra industri UMKM.
Keempat, pembangunan dan rehabilitasi destinasi pariwisata.
Kelima, pengembangan infrastruktur pendukung pelayanan digital pemerintahan serta peningkatan sistem pelayanan penanaman modal.
Perihal target pembangunan, dia menyebut sejumlah poin. Seperti, penurunan angka kemiskinan menjadi 11,47 persen. Peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) menjadi 72,53.
Pertumbuhan ekonomi sebesar 4,77 persen, indeks reformasi birokrasi mencapai 83,24. Serta indeks kepuasan layanan infrastruktur sebesar 87,9.
‘’Itu beberapa target makro pembangunan daerah pada 2027,’’ pungkasnya. (hyo/den)
Editor : Mizan Ahsani