Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Benahi Pasar Tulakan, Pemkab Pacitan Gelontorkan Rp 345 Juta

Nur Cahyono • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:30 WIB
Kondisi terkini Pasar Tulakan, Pacitan. Pemkab berencana menambah los dagang untuk menata pedagang dan mengurangi kesemrawutan. FOTO: ISTIMEWA
Kondisi terkini Pasar Tulakan, Pacitan. Pemkab berencana menambah los dagang untuk menata pedagang dan mengurangi kesemrawutan. FOTO: ISTIMEWA

PACITAN – Kondisi Pasar Tulakan kian memprihatinkan.

Aktivitas jual beli di dalam pasar terus menurun, sementara pedagang justru menjamur di pinggir jalan.

Dampaknya, kawasan pasar tampak semrawut dan kerap memicu kemacetan, terutama saat pasaran Kliwon.

Persoalan klasik itu kini menjadi perhatian serius Pemkab Pacitan.

Melalui Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker), pemerintah daerah berencana menambah fasilitas pasar berupa pembangunan los dagang baru.

Kabid Pengelolaan Pasar Daerah Disdagnaker Pacitan Bambang Surono mengatakan, saat ini pembangunan los masih dalam tahap perencanaan.

Jika tidak ada kendala, realisasi fisik ditargetkan setelah Hari Raya.

“Pembangunan fisik los masih dalam tahap perencanaan. Kalau tidak ada kendala, kemungkinan realisasinya setelah Hari Raya,” ujarnya, Rabu (4/2).

Bambang menjelaskan, berdasarkan ketersediaan lahan, los baru tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 30 hingga 40 pedagang.

Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 345 juta.

Selain menambah los, Disdagnaker juga mengupayakan penyediaan fasilitas pengolahan sampah pasar.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung penataan pasar agar lebih tertib dan bersih.

“Selain pembangunan los, kami juga mengupayakan tempat pengolahan sampah. Ini bagian dari penataan supaya pasar lebih rapi,” jelasnya.

Penataan Pasar Tulakan difokuskan pada relokasi pedagang yang selama ini berjualan di lahan sewa sebelah timur pasar maupun di badan jalan.

Selama ini, aktivitas tersebut menjadi penyebab utama kemacetan dan kesemrawutan pasar, khususnya saat hari pasaran.

Dengan penambahan fasilitas dan penataan tersebut, pemkab berharap pedagang bersedia kembali masuk ke area pasar.

Tujuannya, menghidupkan kembali aktivitas Pasar Tulakan sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli.

“Yang utama memang relokasi pedagang yang sekarang di luar pasar. Harapannya mereka mau masuk dan berjualan di dalam pasar,” pungkas Bambang. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pasar Tulakan Pacitan #pacitan #los dagang Pacitan #kemacetan Pasar Tulakan #pasar tradisional pacitan #penataan pasar Pacitan