Jawa Pos Radar Pacitan – Manuver Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji alias Mas Aji merombak jajaran dinas pariwisata, kebudayaan, pemuda, dan olahraga (disparbudpora) mulai membuahkan hasil.
Salah satu indikatornya terlihat dari peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata di awal tahun ini.
Hingga pertengahan Februari 2026, PAD wisata tercatat mencapai Rp 1,1 miliar atau 10,07 persen dari target tahunan sebesar Rp 10,9 miliar.
Capaian ini meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pada pertengahan Februari 2025, PAD wisata berada di angka Rp 846 juta.
Artinya, ada kenaikan sekitar Rp 260 juta.
Kabid Pengembangan Pariwisata Disparbudpora Pacitan Erwanto mengklaim capaian awal tahun ini menunjukkan tren positif.
Bahkan, capaian bulanan month on month (MoM) Januari 2026 sudah melampaui rata-rata target beberapa tahun terakhir.
“Kalau rata-rata capaian Januari tahun 2023 sampai 2025 itu seharusnya 9,43 persen. Tahun 2025 Januari turun 9,23 persen. Tapi tahun ini Januari 2026 sudah mencapai 10,07 persen,” jelas Erwanto, Jumat (13/2).
Lonjakan PAD pariwisata awal tahun ini tak lepas dari tingginya kunjungan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dalam periode tersebut, jumlah wisatawan yang datang ke kota 1001 goa ini mencapai 174.229 orang.
Angka itu melampaui target awal 150 ribu pengunjung atau setara 116 persen.
“Kuncinya pengawasan ketat dan sistem tiket serta optimalisasi manajemen pengelolaan objek wisata,” ungkapnya.
Disparbudpora juga mencatat adanya tren kunjungan wisatawan dari kalangan korporasi pada awal Januari 2026.
Kondisi ini ikut memberi kontribusi pada peningkatan pendapatan.
Sebagaimana diketahui, Bupati Indrata Nur Bayuaji melakukan perombakan besar-besaran struktur disparbudpora Oktober tahun lalu.
Pergantian dimulai dari posisi kepala dinas pada 6 Oktober 2025.
Kemudian, dilanjutkan rotasi sejumlah kepala bidang pada 15 Januari lalu. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto