Jawa Pos Radar Pacitan – Program rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Pacitan di Lamongan mulai menunjukkan hasil.
Dari lima orang yang diberangkatkan pada 14 Januari lalu, empat di antaranya dinyatakan pulih dan telah dipulangkan.
Kelima ODGJ tersebut dibawa Tim Yayasan Berkah Bersinar Abadi milik Ipda Purnomo untuk menjalani pengobatan dan rehabilitasi kejiwaan di Lamongan.
Empat ODGJ yang sudah kembali masing-masing Karmin warga Petungsinarang, M. Bahtiar Rifai warga Lingkungan Kwarasan Baleharjo, Wiji warga Kriyan Sidoharjo, serta Agus Setiawan warga Badar.
Satu ODGJ lainnya masih menjalani rehabilitasi di Lamongan.
“Yang dibawa lima orang, yang sudah kembali empat orang. Yang satu orang masih direhabilitasi,” ujar Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, kemarin (13/2).
Dia berharap para ODGJ yang telah pulih dapat kembali menjalani kehidupan normal.
Ayub menyinggung masih adanya kasus pemasungan yang dialami ODGJ di masyarakat.
Dia menegaskan, semangat yang dibangun adalah bebas pasung.
“Kami sudah harus bebas pasung,” tegasnya.
Namun, Ayub memahami pemasungan kerap dilakukan keluarga karena keterbatasan.
Sementara, pemulihan membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat agar tidak terjadi kekambuhan.
“Bukan berarti keluarga tidak perhatian atau tidak kasih sayang,” ujarnya.
Ayub memastikan program rehabilitasi dipastikan berlanjut.
Setelah satu ODGJ yang tersisa dipulangkan, rencananya ada lima orang lagi yang akan diberangkatkan ke Lamongan.
“Insya Allah program ini berkelanjutan,” tandasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto