Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

36 Bencana Sepekan, BPBD Pacitan Peringatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Nur Cahyono • Senin, 2 Maret 2026 | 22:10 WIB

POHON TUMBANG: Dampak cuaca ekstrem di wilayah Bandar, Pacitan, beberapa waktu lalu yang menjadi pengingat meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi. DOK RADAR PACITAN
POHON TUMBANG: Dampak cuaca ekstrem di wilayah Bandar, Pacitan, beberapa waktu lalu yang menjadi pengingat meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi. DOK RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pacitan belum mereda.

Setelah terjadi 36 kejadian bencana dalam sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Yagus Triarso mengatakan, berdasarkan rilis BMKG Jawa Timur periode 1–10 Maret 2026, Pacitan termasuk wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi tersebut berisiko memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, hingga hujan es.

’’Pacitan saat ini memasuki masa peralihan musim hujan menuju kemarau. Namun dalam 10 hari ke depan justru diprediksi terjadi peningkatan cuaca ekstrem,’’ ujarnya.

Menurut Yagus, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer. Di antaranya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Low Frequency, serta gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.

Selain itu, suhu muka laut di perairan selatan Jawa yang masih hangat turut mendukung pembentukan awan konvektif penyebab hujan lebat.

Analisis angin gradien pada ketinggian 3.000 feet menunjukkan angin dominan bertiup dari arah barat dengan pola konvergensi dan kecepatan hingga 25 knot.

Atmosfer yang labil meningkatkan peluang hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perbukitan dan kawasan rawan longsor, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, maupun pohon tumbang. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #peringatan BMKG Jawa Timur #bencana Pacitan 2026 #bpbd pacitan #cuaca ekstrem pacitan #longsor pacitan #hujan lebat Jatim