Jawa Pos Radar Pacitan – Rencana pemerintah pusat mengimpor satu juta sapi perah dilirik Pemkab Pacitan.
Saat ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan mulai menyiapkan usulan kepada pemerintah pusat.
Kepala DKPP Pacitan Sugeng Santoso mengatakan pihaknya tengah melakukan identifikasi sebelum mengajukan proposal.
’’Sedang kami proses, identifikasi, untuk pengajuan proposal ke kementerian,’’ ujarnya kemarin (8/3).
Menurut Sugeng, tahap awal pemerintah pusat akan mendatangkan sekitar 200 ribu ekor sapi perah dari luar negeri pada 2026.
Melalui program tersebut, Pemkab Pacitan berharap dapat meningkatkan populasi ternak sapi perah di daerah.
Saat ini populasi sapi di Pacitan tercatat sekitar 59 hingga 60 ribu ekor.
’’Harapannya nanti bisa mendukung penambahan populasi sapi perah di Pacitan, terutama di Kecamatan Tegalombo dan Tulakan,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, jumlah sapi yang akan diusulkan masih dihitung oleh bidang peternakan agar sesuai dengan potensi daerah.
Penambahan populasi harus mempertimbangkan kesiapan peternak, ketersediaan pakan, serta potensi wilayah.
’’Harus benar-benar untuk keberlanjutan populasi tersebut,’’ ungkapnya.
Sugeng menyebut program tersebut difokuskan untuk mendukung penyediaan susu bagi pemenuhan gizi masyarakat.
Targetnya proses identifikasi selesai bulan ini sehingga proposal dapat segera diajukan ke pemerintah pusat. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto