Jawa Pos Radar Pacitan – Suasana Idul Fitri di Pacitan berlangsung lebih kondusif.
Nyaris tak terdengar suara meriam pendem yang biasanya memekakkan telinga.
Hal itu karena puluhan meriam pendem telah dibongkar petugas gabungan TNI-Polri menjelang Lebaran.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, penertiban dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Puluhan meriam pendem telah kami amankan,” ujarnya.
Penertiban dilakukan di sejumlah wilayah.
Antara lain Kecamatan Kebonagung, Bandar, Pacitan, Tulakan, dan Arjosari.
Salah satu pembongkaran dilakukan di Dusun Salamrejo, Desa Kebonagung.
Petugas menemukan empat unit meriam pendem di lokasi tersebut.
“Meriam pendem dibuat untuk perayaan Idul Fitri, barang bukti kami amankan ke polres,” ujar Kapolsek Kebonagung AKP Haming Agus Purnama.
Meriam pendem biasanya dibuat dari drum besi yang dirangkai memanjang lalu ditanam di dalam tanah.
Alat tersebut menggunakan karbit sebagai bahan utama untuk menghasilkan suara ledakan.
Editor : Hengky Ristanto