Jawa Pos Radar Pacitan – Wacana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Pacitan belum diputuskan. Pemkab masih mengkaji efektivitas kebijakan tersebut.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan, hingga kini belum ada rumusan resmi terkait penerapan WFH seperti di sejumlah daerah lain.
’’Kami belum merumuskan atau memberikan kebijakan itu,’’ ujarnya, kemarin (27/3).
Menurutnya, kondisi Pacitan berbeda dengan daerah perkotaan. Faktor geografis dan mobilitas menjadi pertimbangan utama.
’’Jarak antar kantor relatif dekat. Untuk wilayah kota tidak ada kemacetan seperti di kota besar,’’ jelasnya.
Meski demikian, peluang penerapan kebijakan khusus tetap terbuka. Terutama bagi ASN yang bertugas jauh dari pusat pemerintahan.
’’Kecuali ASN yang berada di luar kota, ini bisa dipertimbangkan kebijakan khusus,’’ imbuhnya.
Mas Aji menegaskan, keputusan akhir akan mempertimbangkan efektivitas serta masukan dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
’’Bisa saja tidak diterapkan. Tapi kami tetap meminta masukan apakah kebijakan itu efektif atau tidak di Pacitan,’’ tandasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto