Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Potensi Kemarau Panjang, Petani di Pacitan Diminta Tanam Palawija

Nur Cahyono • Minggu, 5 April 2026 | 13:40 WIB
Petani di Pacitan diimbau beralih ke palawija menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino ekstrem. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Petani di Pacitan diimbau beralih ke palawija menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino ekstrem. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Petani padi di Pacitan dihadapkan ancaman kekeringan memasuki musim tanam kedua (MT II) atau gadu.

Kondisi ini dipicu potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Agus Rustamto, menyebut musim gadu tahun ini berpotensi panas ekstrem.

’’Untuk musim gadu ini ada kondisi ekstrem Godzilla El Nino,’’ ujarnya, Minggu (5/4).

Menurutnya, risiko gagal panen atau puso cukup besar.

Terutama jika petani tetap menanam padi tanpa dukungan air yang memadai.

Petani diminta beradaptasi dengan kondisi cuaca.

Salah satunya dengan menanam varietas padi tahan kering atau beralih ke palawija.

’’Kami sarankan menanam padi tahan kering atau beralih ke palawija,’’ jelasnya.

Wilayah yang masih memiliki jaringan irigasi diminta menjaga saluran air tetap optimal.

Pemanfaatan sumur pompa juga menjadi solusi menjaga pasokan air.

Saat ini, sebagian besar petani Pacitan masih dalam masa panen.

Sebagian lainnya mulai bersiap memasuki musim tanam berikutnya. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#musim gadu #pacitan #palawija #el nino #petani