Pendaftaran Sekolah Rakyat Pacitan Dibatalkan, Skema Diubah Jemput Bola

Nur Cahyono • Dipublikasikan Sabtu, 11 April 2026 | 12:27 WIB
Calon siswa Sekolah Rakyat mengikuti seleksi sebelumnya, sementara pendaftaran tahun ini ditunda menunggu persetujuan pusat. DOK RADAR PACITAN
Calon siswa Sekolah Rakyat mengikuti seleksi sebelumnya, sementara pendaftaran tahun ini ditunda menunggu persetujuan pusat. DOK RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Rencana pembukaan pendaftaran Sekolah Rakyat (SR) di Pacitan mendadak dibatalkan.

Dinas sosial menarik seluruh pengumuman karena belum mengantongi restu pemerintah pusat.

Kepala Dinsos Pacitan Heri Setijono mengatakan, pihaknya diminta menunda proses tersebut.

“Untuk sementara kami masih menunggu informasi dari Kementerian Sosial. Pengumuman yang sudah beredar kami tarik,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Perubahan skema rekrutmen juga disiapkan.

Seleksi siswa tidak lagi melalui pendaftaran umum.

Melainkan dijemput langsung oleh dinas dari lapangan.

Sasarannya masyarakat kategori desil 1 dan desil 2.

“Polanya kami yang menjemput ke bawah,” jelasnya.

Menurut Heri, langkah sebelumnya terlalu tergesa.

“Niatnya ingin cepat, tapi keburu terlalu cepat,” imbuhnya.

Awalnya, program ini dirancang membuka tiga rombongan belajar di tiap jenjang.

Mulai SD, SMP, hingga SMA.

Setiap rombongan belajar direncanakan diisi 25 siswa.

Namun, seluruh rencana tersebut masih menunggu keputusan pusat.

Program Sekolah Rakyat digadang menjadi solusi pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Seluruh biaya ditanggung pemerintah.

Mulai pendidikan, kebutuhan hidup, hingga fasilitas asrama.

Kurikulum juga dilengkapi penguatan karakter.

Termasuk kepemimpinan, nasionalisme, hingga keterampilan.

“Peserta akan mendapat pendampingan wali asrama,” tandasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
siswa kurang mampu Dinsos Pacitan sekolah rakyat pacitan pendidikan gratis kemensos